You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
DKI Tak Akan Turuti Permintaan Warga Yang Terkena Pembangunan Depo MRT
photo Suriaman Panjaitan - Beritajakarta.id

DKI akan Konsinyasi Pembebasan Lahan Depo MRT

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat meminta pihak yang berkepentingan dalam pembangunan depo Mass Rapid Transit (MRT) bersikap tegas dalam proses pembebasan lahan. Jika masih ada bangunan warga yang berada di lahan untuk depo, segera ditertibkan dan penggantiannya dikonsinyasi.

kalau sudah melalui prosedur kemudian sudah ada musyawarah, tapi pemilik misalkan masih ngeyel‎, ya sudah, konsinyasi

"‎Saya minta teman-teman di lapangan tegas aja, kalau sudah melalui prosedur kemudian sudah ada musyawarah, tapi pemilik misalkan masih ngeyel‎, ya sudah, konsinyasi‎," kata Djarot di kantor Kecamatan Cilandak, Jumat (22/7).

Menurut Djarot, pemerintah tidak akan mengikuti permintaan warga yang menuntut nilai ganti rugi di atas nilai appraisal rumah yang terkena pengerjaan pembangunan depo MRT. Jika pemerintah menuruti permintaan warga, bisa disalahkan karena sudah melanggar aturan yang berlaku.

Jaksel Bayarkan 4 Bidang Lahan MRT Sebesar Rp 13 Miliar

"‎Misalnya Kalau harga appraisalnya itu sepuluh rupiah, tapi kemudian dia (warga) minta dua puluh rupiah, kan tidak boleh, itu namanya melanggar," tegasnya.

Wali Kota Jakarta Selatan, Tri Kurniadi menambahkan, sesuai dengan nilai appraisal, bangunan warga ‎terkena proyek pembangunan depo MRT diganti dengan nilai Rp 26 juta per meter persegi. Nilai itu sudah lebih tinggi dari nilai NJOP di lokasi tersebut yang hanya mencapai Rp 13 juta per meter persegi.

"Warga minta Rp 50 juta per meter persegi. Ya tidak bisa, kita akan konsinyasikan ke pengadilan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

    access_time13-05-2026 remove_red_eye9897 personAnita Karyati
  2. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye5477 personTiyo Surya Sakti
  3. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2214 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2030 personFakhrizal Fakhri
  5. Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

    access_time13-05-2026 remove_red_eye1694 personDessy Suciati